THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Sabtu, 03 Desember 2011

MODAL AWAL PERSIB BANDUNG

BANDUNG- Laga kandang perdana Persib Bandung di kancah Liga Super Indonesia (LSI) langsung mengantongi modal awal yang bagus. Maung Bandung memetik kemenangan tipis kontra Persiram Raja Ampat di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Persib langsung menggebrak pertahanan lawan sejak menit awal peluit babak pertama dibunyikan.


Pertandingan berjalan sengit, dimana masing-masing saling memburu gol. Hingga akhirnya Maung Bandung berhasil memenangkan pertandingan dengan skor tipis 3-2, melalui gol yang dilesakkan Airlangga Sutjipto di menit 10, gol bunuh diri Persiram di menit 48, dan eksekusi penalti Miljan Radovic di menit 53. Sementara dua gol balasan dicetak Oktavianusi Maniani di menit 15 dan Boumsong di menit 88.

Mengenai hasil kemenangan ini, Pelatih Drago Mamic mengaku senang dengan torehan yang ditampilkan anak asuhnya. Ia pun memberikan selamat kepada para pemain, karena berhasil menjaga keunggulan meski sempat dikejutkan melalui gol kontroversial Boumsong yang berbau offside.

"Pertandingan tadi sangat kompetitif. Kami sudah berusaha bermain bagus untuk menjaga tidak kebobolan dan melakukan serangan balik cepat. Hasil ini cukup membuat saya puas. Selamat kepada pemain, karena sudah tampil bagus. Diluar itu, anak-anak juga melakukan beberapa kesalahan yang tak perlu terjadi. Tapi inilah sepakbola, apapun bisa terjadi di lapangan," ujarnya kepada wartawan dalam konperensi pers usai pertandingan.

Memasuki babak pertama, Maung Bandung langsung memeragakan permainan cepat dari kaki ke kaki diterapkan skuad besutan Drago Mamic, namun beberapa usaha yang dilakukan masih mampu dimentahkan barisan pertahanan Persiram yang digawangi kapten Sa"nun Alqadri.

Memasuki menit 7, Maung Bandung mendapatkan peluang matang melalui Airlangga Sutjipto, namun sayang umpan silang mendatar yang dilepaskan Miljan Radovic gagal dimaksimalkan dengan matang, sebab tendangan pemain bernomor punggung 9 tersebut masih jauh diatas mistar gawang Persiram, yang dikawal Herman Batak.

Hingga akhirnya Airlangga berhasil memecah kebuntuan di menit 10, melalui sundulan kepala setelah mendapatkan umpan tarik akurat yang dilepas Atep. Gol ini bermula dari umpan terobosan yang dilepaskan Radovic kepada Atep, yang tengah berdiri bebas tanpa kawalan. Berhasil mengecoh lawan di kotak penalti, eks pemain Persija Jakarta tersebut langsung melepas umpan tarik yang langsung disambar Airlangga, tanpa pengawalan berarti penyerang tunggal Maung Bandung tersebut berhasil melepas sundulan yang mengecoh penjaga gawang Persiram dan skor pun berubah 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Namun sayang, keunggulan tuan rumah hanya mampu bertahan selama lima menit, setelah tim asal Irian Jaya ini mampu membalas angka menjadi 1-1 di menit 15, setelah pemain kunci Persiram Oktavianus Maniani sukses menjadi eksekutor penalti. Penalti Persiram didapat setelah penyerangnya, Boumsong melepas tendangan yang mengarah ke gawang Persib, memanfaatkan kesalahan Jendry Pitoy, tanpa sengaja menyentuh tangan Abanda Herman dan tanpa pikir panjang wasit asal Malang Jawa Timur, Iwan Sukoco langsung memberikan hadiah penalti yang berhasil dimaksimalkan Persiram.

Berhasil dibalas, Maman Abdurahman kian trengginas untuk kembali mencetak gol. Usaha yang dilakukan Radovic melalui eksekusi tendangan bebas, masih sedikit melebar diatas mistar gawang Persiram. Meski beberapa usaha yang dilakukan masih buntu, anak-anak Maung Bandung terus mencoba membongkar pertahanan rapat Persiram, namun usaha tersebut masih sia-sia karena kokohnya benteng pertahanan lawan.

Hingga memasuki penghujung babak pertama berakhir, tidak ada satu peluang pun yang mampu dimaksimalkan barisan lini depan Maung Bandung. Hingga peluit panjang dibunyikan tanda turun minum, skor imbang 1-1 pun tak berubah bagi masing-masing tim.

Memasuki babak kedua, Persib kembali mencoba peruntungannya mengejar keunggulan. Baru berjalan tiga menit, Maman Abdurahman cs akhirnya kembali memimpin dan merubah skor menjadi 2-1 di menit 48 akibat gol bunuh diri pemain Persiram. Gol keunggulan Maung Bandung bermula dari umpan silang mendatar yang dilepas Muhammad Ilham, bek Persiram Kubai Qudian pun mencoba menghalau. Namun sayang, bola justru mengarah ke gawang sendiri yang berbuah menjadi gol keunggulan tuan rumah.

Berhasil unggul 2-1, nyatanya tak membuat skuad Maung Bandung puas. Klub kebanggaan Kota Bandung ini kembali memperlebar jarak melalui titik putih yang dieksekusi Radovic di menit 53, setelah sebelumnya Abanda yang overlap ketika terjadi tendangan sudut, dilanggar Sa"nun di kotak penalti. Sehingga wasit langsung menunjuk titik putih, untuk memberikan hadiah penalti kepada Maung Bandung. Skor pun kembali berubah menjadi 3-1, bagi keunggulan tuan rumah.

Di penghujung babak kedua berakhir, Persiram berhasil mengejar ketertinggalan melalui gol yang dicetak Boumsong di menit 88. Gol berbau kontroversial ini bermula dari umpan terbosoan Okto, tanpa kawalan berarti Boumsong langsung berlari ke mulut gawang dan mengecoh Jendry, sebelum melepaskan tendangan terukur dan merubah skor sementara menjadi 3-2.

Hingga pertandingan usai, skor pun tak berubah 3-2 atas kemenangan Maung Bandung. Di sisi lain, Pelatih Persiram Bambang Nurdiansyah mengaku senang karena anak asuhnya berhasil mencetak dua gol ke gawang Persib, dengan kondisi materi pemain sekelas divisi utamayang baru menggelar latihan 10 hari. Ia mengaku bangga, karena skuad mudanya mampu mengimbangi permainan tim sebesar Maung Bandung.

"Kalah 3-2 lawan Persib, jelas luar biasa buat saya. Kami baru latihan 10 hari sebelum pertandingan, tentu hasil ini menggembirakan karena kami berhasil mencetak dua gol. Jika kami latihan lebih lama lagi, mungkin hasilnya bisa lebih baik. Walaupun kita kalah, tetapi saya senang karena anak-anak sudah tampil bagus dan mampu mengimbangi permainan Persib," pungkasnya.

0 komentar: